Imunisasi merupakan upaya pencegahan paling efektif dan terbukti aman untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit menular berbahaya yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian. Kemenkes RI bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyusun jadwal imunisasi dasar lengkap yang wajib dipenuhi sebelum anak menginjak usia 1 tahun.

1. Jadwal Imunisasi Usia 0 – 12 Bulan

Usia Bayi Vaksin Imunisasi Melindungi Dari Penyakit
0 Bulan (Lahir < 24 Jam) Hepatitis B (HB0) Kerusakan hati & kanker hati akibat virus Hepatitis B
1 Bulan BCG & Polio Tetes 1 Tuberkulosis (TBC) berat & Kelumpuhan polio
2 Bulan DPT-HB-Hib 1, Polio Tetes 2, PCV 1, Rotavirus 1 Difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, radang paru (pneumonia), & diare rotavirus
3 Bulan DPT-HB-Hib 2, Polio Tetes 3, PCV 2, Rotavirus 2 Dosis penguat lanjutan untuk kekebalan optimal
4 Bulan DPT-HB-Hib 3, Polio Tetes 4, Polio Suntik (IPV 1), Rotavirus 3 Perlindungan menyeluruh terhadap polio dan kuman invasif
9 Bulan Campak-Rubella (MR) 1 & Polio Suntik (IPV 2) Penyakit campak, radang otak, radang paru, dan sindrom rubella bawaan

2. Mengatasi Reaksi Pasca Imunisasi (KIPI Ringan)

Merupakan hal yang wajar jika setelah imunisasi bayi mengalami demam ringan atau area bekas suntikan memerah dan bengkak kecil. Lakukan langkah pertolongan pertama berikut:

  • Kompres dingin atau sejuk pada area bekas suntikan yang bengkak/kemerahan.
  • Berikan pakaian tipis dan longgar yang menyerap keringat.
  • Sering susui bayi (ASI) untuk mencegah dehidrasi dan memberikan kenyamanan emosional.
  • Bila suhu tubuh anak di atas 38°C, berikan obat penurun panas (parasetamol drops) sesuai dosis anjuran dokter/bidan.